Wali Kota Mataram Dorong Pembangunan Menara Pantau untuk Percepat Informasi Kedaruratan Cuaca
Mataram – Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana menekankan pentingnya penguatan sistem peringatan dini dalam menghadapi potensi dampak cuaca buruk, salah satunya melalui pembangunan menara pantau yang dilengkapi satu sumber suara terpadu untuk kebutuhan informasi kedaruratan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota saat rapat bersama kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang digelar di Aula Pendopo Wali Kota Mataram, Jumat malam (23/01/2026). Dalam rapat tersebut, Wali Kota menyoroti masih terbatasnya sarana penyampaian informasi darurat di tingkat lingkungan.
Menurutnya, berdasarkan laporan warga, saat terjadi kondisi darurat akibat cuaca buruk, penyampaian informasi masih dilakukan secara manual dari rumah ke rumah, sehingga berpotensi memperlambat respons dan meningkatkan risiko keselamatan.

“Saya minta dibuatkan semacam menara di lokasi tersebut, karena ternyata belum ada. Berdasarkan laporan warga, ketika terjadi kedaruratan seperti itu, masyarakat harus berlari dari pintu ke pintu untuk menyampaikan informasi,” ujar Wali Kota.
Ia menegaskan, keberadaan satu menara pantau dengan satu sumber suara akan menjadi pusat informasi darurat yang efektif dan cepat, terutama saat kondisi cuaca ekstrem terjadi secara mendadak.

“Harus ada satu menara pantau yang memiliki satu sumber suara yang bisa digunakan saat kondisi kedaruratan,” tegasnya.
Selain mendorong penguatan sistem peringatan dini, Wali Kota Mataram juga memastikan bahwa upaya penanganan di lapangan telah dilakukan secara terpadu oleh seluruh satuan tugas teknis. Ia meminta seluruh OPD terkait untuk mengonkritkan rencana yang telah disusun, termasuk menyiapkan skenario penanganan dalam beberapa hari ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengapresiasi kerja kolaboratif seluruh perangkat daerah yang terlibat, mulai dari dinas teknis hingga jajaran kewilayahan, yang dinilai mampu bergerak cepat dalam membantu masyarakat terdampak.
Ia kembali menginstruksikan agar seluruh satuan tugas tetap siaga dan menjaga komunikasi intensif, guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi akibat cuaca buruk.

Sementara itu, Asisten I Pemerintah Kota Mataram, L. Martawang, menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan dukungan logistik sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi dampak cuaca ekstrem. Penyaluran bantuan akan dilakukan secara terkoordinasi melalui kepala lingkungan agar dapat menjangkau masyarakat secara tepat sasaran.
Dengan penguatan sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan seluruh perangkat daerah, Pemerintah Kota Mataram berharap respons kedaruratan ke depan dapat dilakukan lebih cepat, terukur, dan berorientasi pada keselamatan warga. (TK-Diskominfo)
