
Makin Aman, Makin Cerdas: ASN Mataram Tukar LPG 3 Kg
ke Bright Gas
Sebagai bentuk komitmen dalam memastikan hak masyarakat kurang mampu terhadap pemanfaatan LPG subsidi 3 kilogram, Pemerintah Kota Mataram bekerja sama dengan Pertamina Patra Niaga Wilayah Pulau Lombok menggelar kegiatan penukaran dua tabung LPG subsidi 3 kilogram dengan satu tabung Bright Gas 5,5 kilogram, khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Mataram. Kegiatan yang mengusung tagline “Makin Aman, Makin Cerdas” ini dilaksanakan di Sangkareang, Kota Mataram, pada Senin (26/01/2026).

Dalam sambutannya, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Mataram, H. L. Martawang, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membantu masyarakat pada lapisan terbawah sekaligus menjaga agar LPG subsidi benar-benar digunakan oleh pihak yang berhak. Ia menjelaskan bahwa dua tabung LPG subsidi berwarna hijau ditukarkan dengan satu tabung Bright Gas 5,5 kilogram berwarna pink. Program ini ke depan akan ditindaklanjuti dan dijadikan referensi dalam upaya penataan distribusi energi yang lebih adil.

“Insya Allah, ini menjadi ikhtiar dan membawa keberkahan untuk kemaslahatan masyarakat tanpa mengambil hak-hak mereka yang berhak menerima,” ujarnya.
Sementara itu, Sales Brand Manager Pertamina Patra Niaga Wilayah Pulau Lombok, Tomi Wisnu Ramdhan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari edaran Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menggunakan LPG non subsidi. Imbauan tersebut didasarkan pada fakta bahwa kuota LPG subsidi 3 kilogram setiap tahun mengalami penurunan, khususnya di Kota Mataram yang pada tahun 2026 mengalami penurunan sebesar 1,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Lebih lanjut, Tomi menegaskan bahwa LPG subsidi 3 kilogram diperuntukkan bagi tiga kelompok, yaitu masyarakat kurang mampu, usaha mikro dengan omzet di bawah dua miliar rupiah per tahun, serta nelayan yang telah dialokasikan khusus di Kota Mataram. Oleh karena itu, Pertamina mengajak masyarakat yang mampu untuk beralih menggunakan LPG non subsidi, yakni Bright Gas, yang tersedia dalam kemasan 5,5 kilogram dan 12 kilogram untuk rumah tangga, serta 50 kilogram untuk kebutuhan industri.

Bright Gas memiliki tingkat keamanan lebih tinggi dengan teknologi katup double spindle yang dapat mengurangi risiko kebocoran. Selain itu, ukuran 5,5 kilogram dinilai ideal untuk kebutuhan rumah tangga dengan estimasi pemakaian sekitar dua minggu, tergantung intensitas penggunaan.

Pada kegiatan ini, Pertamina juga memberikan promo khusus berupa harga isi ulang Bright Gas 5,5 kilogram sebesar Rp50.000, dari harga normal Rp95.000, sebagai bentuk dukungan dan stimulus kepada masyarakat agar beralih ke LPG non subsidi.