
Pemkot Mataram Terima
Upakarya Wanua Nugraha
BOYOLALI — Pemerintah Kota Mataram kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan menerima Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha. Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, dan diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Mataram, TGH Mujiburrahman. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota Mataram dalam melakukan pembinaan dan penguatan tata kelola pemerintahan hingga tingkat kelurahan.


Wakil Wali Kota Mataram, TGH Mujiburrahman, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota Mataram yang terus menjaga semangat pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, capaian ini patut kita syukuri bersama. Ini merupakan buah dari kolaborasi, kedisiplinan, dan komitmen seluruh perangkat daerah, lurah, serta dukungan masyarakat. Semua ini tentu tidak lepas dari arahan dan kepemimpinan Wali Kota Mataram dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang semakin baik,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Upakarya Wanua Nugraha merupakan penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia kepada kepala daerah yang dinilai berhasil melakukan pembinaan pemerintahan desa dan kelurahan secara berkelanjutan. Penghargaan ini mencerminkan keberhasilan daerah dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Proses penilaian dalam ajang ini dilaksanakan melalui sejumlah tahapan yang komprehensif, mulai dari pemaparan kinerja, wawancara, hingga klarifikasi data. Seluruh tahapan penilaian menitikberatkan pada aspek penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta inovasi pelayanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam proses tersebut, Pemerintah Kota Mataram memaparkan berbagai capaian strategis, antara lain penguatan sistem pelayanan berbasis digital, peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, serta inovasi administrasi pemerintahan yang mempermudah akses layanan publik. Capaian-capaian tersebut dinilai mampu menjawab tantangan pelayanan pemerintahan yang semakin dinamis dan kompleks.

Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kota Mataram, tetapi juga turut mengharumkan nama Provinsi Nusa Tenggara Barat di tingkat nasional. Ke depan, Pemerintah Kota Mataram berkomitmen untuk terus menjaga konsistensi pembinaan, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menghadirkan tata kelola pemerintahan yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pada puncak peringatan Hari Desa Nasional 2026, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, dalam sambutannya mengajak seluruh elemen bangsa untuk menyatukan energi dalam membangun desa dan kelurahan. Ia menegaskan bahwa desa dan kelurahan kini ditempatkan sebagai pelaku utama pembangunan nasional, sehingga sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (TK-Diskominfo)