
Mataram Innovation Week Jadi Ruang Pertukaran Keahlian Mataram–New Orleans
Mataram – Pemerintah Kota Mataram menegaskan bahwa Mataram Innovation Week bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sebuah ruang strategis untuk pertukaran keahlian (expertise exchange) antara Kota Mataram dan New Orleans, Amerika Serikat.

Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota Mataram, Dr. H. Mohan Roliskana, S.Sos., M.H., saat menerima kunjungan Vice President The Beach Research and Technology Foundation (BRTF), University of New Orleans, Shafin Khan, dalam rangkaian kegiatan Reciprocal Project – Mataram Innovation Week, pada Selasa (28/04), di Ruang Kenari Kantor Wali Kota Mataram.

“Mataram Innovation Week bukan sekadar kegiatan, tetapi menjadi ruang expertise exchange antara Kota Mataram dan New Orleans. Dua kota yang berbeda secara geografis, namun memiliki semangat yang sama dalam membangun kreativitas dan ketangguhan,” ujarnya.

Menurut Wali Kota, pertemuan ini membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, tidak hanya dalam berbagi pengalaman, tetapi juga dalam merumuskan pendekatan inovatif yang relevan dengan tantangan perkotaan saat ini.
Ia menambahkan, kesamaan semangat antara kedua kota menjadi fondasi penting dalam membangun kerja sama yang berkelanjutan, khususnya dalam penguatan ekosistem inovasi dan pengembangan sumber daya manusia.

Mataram Innovation Week sendiri merupakan inisiatif ASN Kota Mataram yang menjadi bagian dari program Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) Professional Fellowship, dengan dukungan dari Department of State Amerika Serikat.
“Kegiatan ini dirancang sebagai langkah awal dalam membangun innovation hub yang mampu menghubungkan ide, talenta, dan solusi.” terangnya kembali.
Dengan jumlah penduduk lebih dari 452 ribu jiwa dan dominasi usia produktif, Kota Mataram memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai kota inovatif. Hal ini diperkuat dengan capaian dalam Innovative Government Awards (IGA), di mana indeks inovasi daerah terus meningkat hingga mencapai predikat “Kota Sangat Inovatif” pada tahun 2025.

Melalui pendekatan kolaboratif seperti Mataram Innovation Week, Pemerintah Kota Mataram berharap akan lahir gagasan-gagasan baru serta jejaring global yang mampu mendorong transformasi kota secara berkelanjutan.
Kunjungan ini menjadi penanda bahwa Mataram tidak hanya membangun dari dalam, tetapi juga aktif membuka diri terhadap kolaborasi global demi masa depan kota yang lebih adaptif, kreatif, dan tangguh.**(TK-DISKOMINFO)