Haul Ke-11 TGH Musthafa Kamal Berlangsung Khidmat, Jadi Momentum Meneladani Perjuangan Ulama dan Spirit Keagamaan

Haul Ke-11 TGH Musthafa Kamal Berlangsung Khidmat, Jadi Momentum Meneladani Perjuangan Ulama dan Spirit Keagamaan

05 Apr 2026 2 menit baca Diupdate 05 Apr 2026 admin admin
Haul Ke-11 TGH Musthafa Kamal Berlangsung Khidmat,
Jadi Momentum Meneladani Perjuangan Ulama dan Spirit Keagamaan
 
Suasana khidmat dan penuh makna mewarnai peringatan Haul ke-11 Almagfurlah Maulana Syekh TGH Musthafa Kamal serta doa bersama untuk para tuan guru yang digelar di Masjid Al Musthafa, Lingkungan Pesinggahan, Kelurahan Pagesangan Barat, Kecamatan Mataram, pada Minggu (05/04/2026).
 
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Mataram, TGH. Mujiburrahman, bersama Gubernur Nusa Tenggara Barat, H. Lalu Muhamad Iqbal, para tokoh agama, alim ulama, serta keluarga besar Almagfurlah TGH Musthafa Kamal dari berbagai daerah di Pulau Lombok.
 
Acara semakin khusyuk saat Wakil Wali Kota Mataram, TGH. Mujiburrahman, didaulat memimpin doa dalam rangkaian peringatan haul tersebut. Momentum ini menjadi pengingat penting akan peran besar para ulama dalam membimbing umat serta mewariskan nilai-nilai keimanan, keilmuan, dan akhlak mulia kepada generasi penerus.
 
Almagfurlah Maulana Syekh TGH Musthafa Kamal dikenal sebagai sosok ulama kharismatik yang hidup sederhana dan memiliki kedekatan kuat dengan masyarakat. Berasal dari Lingkungan Pesinggahan, beliau menempuh perjalanan menuntut ilmu hingga ke Makkah Al-Mukarramah sejak usia muda sebagai bagian dari amanah keluarga.
 
Sepulang dari Tanah Suci, beliau mengabdikan diri untuk berdakwah dan menyebarkan ilmu agama dengan pendekatan yang sederhana, Dakwah beliau tidak hanya terpusat di satu tempat, tetapi dilakukan dengan mendatangi masyarakat secara langsung dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Pola dakwah inilah yang menjadikan beliau begitu dicintai oleh jamaah dan masyarakat luas.
 
Keteladanan beliau tercermin dari kesederhanaan, keikhlasan, dan konsistensinya dalam mengamalkan ajaran agama. Sosoknya dikenal lebih banyak memberi teladan melalui tindakan nyata daripada sekadar kata-kata, sehingga meninggalkan kesan mendalam di hati para murid dan jamaahnya.
 
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, acara juga dilanjutkan dengan prosesi pengisian simbolis koper bagi calon jamaah haji asal Lingkungan Pesinggahan yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini. Tradisi tersebut menjadi simbol doa, dukungan, dan pelepasan secara adat dan spiritual bagi warga yang akan berangkat ke Tanah Suci. Pada tahun ini, tercatat sebanyak 4 orang Jamaah Calon Haji (JCH) asal Lingkungan Pesinggahan akan menunaikan ibadah haji.
avatar
Penulis
admin
Diterbitkan 5 jam yang lalu