Wali Kota Sebut Tiga Raperda DPRD Jawab Kebutuhan Pembangunan Kota

Wali Kota Sebut Tiga Raperda DPRD Jawab Kebutuhan Pembangunan Kota

09 Apr 2026 4 menit baca Diupdate 09 Apr 2026 admin admin

Wali Kota Sebut Tiga Raperda DPRD Jawab Kebutuhan Pembangunan Kota

 

Mataram – Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana memberikan apresiasi penuh terhadap langkah DPRD Kota Mataram yang mengajukan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Hak Inisiatif Dewan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Mataram, dengan Agenda Penyampaian Pendapat Wali Kota Mataram Terhadap Tiga Buah Raperda Hak Inisitaif DPRD, yang berlangsung di Ruang Rapat Utama DPRD Kota Mataram, pada Kamis (09/04/2026).

Tiga Raperda yang disampaikan tersebut meliputi Raperda tentang Penyelenggaraan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Raperda tentang Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Lingkungan, serta Raperda tentang Penyelenggaraan Menara Telekomunikasi.

 

Dalam penyampaiannya, Wali Kota menilai ketiga raperda tersebut merupakan bentuk komitmen dan kepedulian DPRD terhadap kebutuhan pembangunan daerah yang semakin dinamis, sekaligus menjadi upaya bersama dalam memperkuat fondasi pembangunan Kota Mataram melalui regulasi yang responsif dan relevan.

 

“Pemerintah Kota Mataram menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Mataram yang telah menggagas tiga raperda ini sebagai bagian dari upaya bersama untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan tantangan pembangunan daerah,” ungkap H. Mohan Roliskana.

Terhadap Raperda tentang Penyelenggaraan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Wali Kota memandang keberadaan regulasi ini sangat penting sebagai payung hukum dalam menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila serta memperkuat semangat kebangsaan, khususnya bagi generasi muda.

 

Menurutnya, implementasi nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan tidak cukup hanya dilakukan di lingkungan pendidikan formal, tetapi juga harus diperkuat di tengah keluarga dan masyarakat. Dengan demikian, pembentukan karakter generasi muda yang nasionalis, cinta tanah air, dan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dapat dilakukan secara berkelanjutan sejak usia dini.

 

Sementara itu, terhadap Raperda tentang Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Lingkungan, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas perhatian DPRD terhadap upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan masyarakat dari lingkup paling dasar, yaitu lingkungan.

H. Mohan Roliskana menilai, pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan menjadi langkah strategis dalam mendorong kreativitas, produktivitas, serta daya saing masyarakat Kota Mataram. Selain itu, raperda ini juga dinilai akan memperkuat sejumlah kebijakan daerah yang sebelumnya telah lebih dulu hadir dalam mendorong perlindungan tenaga kerja lokal, perlindungan produk lokal, penguatan koperasi, serta pengembangan kewirausahaan.

 

“Lingkungan adalah titik awal tumbuhnya kreativitas, produktivitas, dan kemandirian masyarakat. Karena itu, raperda ini sangat relevan dalam mendorong masyarakat Kota Mataram agar semakin berdaya saing,” ujarnya.

Adapun terhadap Raperda tentang Penyelenggaraan Menara Telekomunikasi, Wali Kota menilai regulasi tersebut sangat dibutuhkan sebagai pembaruan atas aturan lama yang sudah tidak lagi sepenuhnya sesuai dengan perkembangan regulasi dan kebutuhan pembangunan saat ini.

 

Sebagai ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat, lanjutnya, Kota Mataram tidak dapat dilepaskan dari perkembangan pembangunan yang semakin pesat, termasuk di sektor telekomunikasi. Oleh sebab itu, diperlukan pengaturan yang lebih adaptif agar pembangunan infrastruktur telekomunikasi tetap berjalan seiring dengan penataan ruang kota, estetika wilayah, dan kepentingan masyarakat.

“Telekomunikasi saat ini memegang peran yang sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, pengaturannya harus tetap memperhatikan tata ruang, keteraturan, dan wajah Kota Mataram sebagai ibu kota provinsi,” tegasnya.

 

Menutup penyampaiannya, Wali Kota Mataram juga menyinggung bahwa efisiensi energi saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan telah menjadi kebutuhan bersama di tengah tantangan global dan tekanan terhadap anggaran daerah. Sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat dalam mendorong efisiensi energi dan transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan, Pemerintah Kota Mataram berkomitmen untuk terus mengambil langkah-langkah konkret, mulai dari penghematan penggunaan kendaraan dinas, efisiensi pemakaian listrik di lingkungan perkantoran, hingga berbagai upaya lain yang mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih hemat, efektif, dan ramah lingkungan.

“Oleh karena itu, melalui kesempatan ini kami mengajak kita semua yang ada di sini untuk ikut serta dan mendorong masyarakat membiasakan pola hidup hemat energi, dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Upaya ini tidak hanya bertujuan mengurangi beban anggaran, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi kita dalam menjaga lingkungan dan mendukung pembangunan berkelanjutan,” pungkas orang nomor satu di Kota Mataram tersebut.

avatar
Penulis
admin
Diterbitkan 15 jam yang lalu